DEPOK - Sejak kemarin, Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) di Cipayung, Depok tak lagi berfungsi. Sebab, ratusan warga sekitar telah menutup TPA tersebut yang berlokasi di tengah pemukiman warga.
Warga sudah tak tahan dengan kondisi lingkungan di sekitar TPA Cipayung yang sudah 10 tahun beroperasi. Warga pun menghalau dan menutup gerbang TPA dengan dinding batu dan melarang setiap truk sampah yang hendak membuang.
Koordinator Aksi yang juga warga Cipayung, Asnawi meminta pemerintah kota untuk memperhatikan nasib dan kesehatan warga yang setiap hari selama bertahun - tahun menghirup bau sampah yang tak sedap. Selain itu warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah di sekitar lingkungannya.
"Kami menunggu janji dan sikap wali kota, harusnya kami diperhatikan dan diutamakan karena tiap hari dilalui ratusan truk sampah. Kami ingin jalan diperbaiki, sarana kesehatan dilengkapi, sarana pendidikan juga," katanya kepada wartawan, Sabtu (22/1/2011).
Sedikitnya terdapat 54 truk sampah milik Dinas Kebersihan setiap hari mengangkut sampah ke TPA Cipayung. Untuk mengurangi volume sampah, Pemerintah Kota Depok membangun 19 Unit Pengolahan Sampah (UPS).
(ram)
Sistem mekanis pengomposan adalah pengolahan mekanis dalam tabung komposter dan dapat memperoleh kompos setiap hari dan tidak butuh lahan yang luas (100-150 m2). Mesin ini berkapasitas 2-3 ton/hari dapat mengolah sampah organik sebanyak 8-10 m3 perhari, kapasitas sedang dan kecil juga dapat dilayani dengan dibawah 1 ton/hari sampai 100 kg/hari. Kami tawarkan kerjasama [engelolaan atau dengan sistem beli putus bila tertarik, hub kami 081384588749 atau WA: 081218234570
Entri Populer
-
Mr. Koji Takakura telah memperoleh Hak Cipta (HAKI) No. P00200600206 untuk Proses Pengomposan Sampah Organik Metode Takakura Skala Rumah Tan...
-
BERITAJAKARTA.COM — 20-06-2010 19:18 Sampah masih menjadi persoalan serius di DKI Jakarta yang butuh perhatian khusus. Saat ini saja, v...
-
Pupuk EM adalah pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri (microorganisme). Sampah organik dengan proses EM da...
-
Menurut UU-18/2008 tentang Pengelolaan Sampah , terdapat 2 kelompok utama pengelolaan sampah, yaitu: Pengurangan sampah (waste minimizatio...
-
Jakarta, RMOL. Minat dan permintaan petani akan pupuk bio organik mengalami peningkatan. Meskipun pupuk jenis ini tergolong masih baru jik...
-
Sampah organik yang dihasilkan oleh sebuah rumah tangga atau 1 kepala keluarga (KK) yang beranggota 5 orang (Bapak, Ibu, 2 anak dan 1 pemban...
-
Petani konvensional di tanah Sunda umumnya mengenal falsafah ”kadenge, kadeuleu, karampa, karasa” atau mendengar, melihat, meraba, dan meras...
-
MOL Bonggol Pisang ( bisa bahan lain ) Bahan: bonggol pisang 5 kg, gula merah 1/2 kg sampai 1 kg, air beras 10 liter. Cara pembua...
-
Kebun Karinda 12 Desember 2010, pukul 9 pagi datang barisan sepeda motor dikendarai 40 karyawan “gardener” dari Mulia Group Property. Mereka...
-
Fenomena yang berkembang saat ini terkait dengan pembangunan infrastruktur adalah benturan yang terjadi antara penanggung jawab proyek/pengg...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar